KKSSNews.com, Alor – Janji Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk menuntaskan persoalan beras di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), langsung ditindaklanjuti secara nyata di lapangan. Perum BULOG memastikan ketersediaan pasokan beras di wilayah kepulauan tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi.
Saat ini, stok beras yang tersimpan di Gudang BULOG Kalabahi Kota tercatat mencapai sekitar 1.500 ton, sehingga masyarakat imbau untuk tidak khawatir mengenai ketersediaan pangan pokok tersebut.
Masifkan Gerakan Pangan Murah di Tempat Ibadah
Guna memastikan stok tersebut berdampak langsung, BULOG memassifkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di lokasi-lokasi yang dekat dengan permukiman warga.
Kegiatan GPM terbaru digelar di GBI Filadelfia Mali dan Gereja Ebenhaeser Hula.
Pelaksanaan GPM tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Kepala Divisi Penjualan Pasar Pemerintah Perum BULOG Fauzan Dipo Pribadi, serta Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil NTT Arrahim K Kanam.
Wagub NTT Johni Asadoma mengapresiasi langkah cepat BULOG dalam menjaga stabilitas pangan di daerah kepulauan.
“Kami mengapresiasi BULOG yang terus hadir di tengah masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau. Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendukung upaya menjaga ketahanan dan stabilitas pangan di seluruh wilayah NTT, termasuk di Kabupaten Alor,” ujar Johni Asadoma.
Stok Bergerak dari Gudang Menuju Warga
Kadiv Penjualan Pasar Pemerintah Perum BULOG, Fauzan Dipo Pribadi, menegaskan bahwa stok 1.500 ton beras di Gudang Kalabahi dipastikan mengalir lancar kepada warga yang membutuhkan.
“Stok beras BULOG di Alor saat ini sekitar 1.500 ton. Ini menunjukkan bahwa pasokan beras dalam kondisi aman. Prinsipnya kami ingin stok yang ada tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi juga bergerak dan hadir lebih dekat dengan masyarakat,” jelas Fauzan Dipo.
Senada dengan hal tersebut, Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil NTT, Arrahim K Kanam, menekankan bahwa tantangan geografis wilayah kepulauan dijawab dengan koordinasi erat bersama pemerintah daerah dan mitra kerja.
“Semangat kami adalah memastikan pangan tersedia, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat. Karena itu, BULOG akan terus hadir dan bergerak bersama pemerintah daerah serta seluruh stakeholder untuk menjaga stabilitas pangan di NTT,” pungkas Arrahim.







