Beranda / News / Komisi IV DPR RI Beri Apresiasi Bulat Kementan Usai Sukses Realisasikan Swasembada 8 Komoditas Pangan

Komisi IV DPR RI Beri Apresiasi Bulat Kementan Usai Sukses Realisasikan Swasembada 8 Komoditas Pangan

KKSSNews.com, Jakarta – Keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis menuai apresiasi tinggi dari legislatif.

Komisi IV DPR RI secara bulat memberikan penghargaan atas kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Kerja di Gedung DPR RI, Selasa (1/9/2026).

Capaian ini mempertegas pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR pertengahan Agustus lalu, yang mengonfirmasi bahwa Indonesia berhasil merealisasikan kemandirian pangan lebih cepat dari target awal pemerintah.

Kedelapan komoditas strategis yang secara resmi telah mencapai swasembada melingkupi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

“Pertama perlu kita berikan apresiasi. Komisi IV memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang telah berhasil merealisasikan swasembada 8 komoditas pertanian,” tegas Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto).

Surplus 4,69 Juta Ton di Tengah Gejolak Global

Merespons apresiasi DPR, Mentan Amran menegaskan bahwa keberhasilan melampaui kebutuhan pangan nasional ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari jajaran parlemen, pemerintah daerah, hingga para petani dan penyuluh di lapangan.

“Terima kasih atas dukungannya. Semua capaian ini bukan semata Kementan, tapi dukungan luar biasa Ibu Ketua, Wakil Ketua, seluruh Komisi IV DPR RI. Hampir mustahil kita capai semua ini tanpa Bapak Ibu semua yang memberi support luar biasa. Dari 11 komoditas strategis ada 8 yang sudah swasembada,” ungkap Mentan Amran.

Berdasarkan Neraca Pangan Nasional 2026, akumulasi produksi dari delapan komoditas tersebut diproyeksikan mencapai 72,91 juta ton, sementara total konsumsi/kebutuhan nasional berada di angka 68,22 juta ton.

Angka ini mencatatkan surplus nasional sebesar 4,69 juta ton yang menjadi bantalan cadangan pangan di tengah ancaman krisis dan iklim global.

Rincian Neraca Produksi 8 Komoditas Swasembada 2026

  • Beras: Produksi 34,77 juta ton (Kebutuhan: 31,10 juta ton)

  • Jagung: Produksi 18,00 juta ton (Kebutuhan: 16,44 juta ton)

  • Gula Konsumsi: Produksi 3,04 juta ton (Kebutuhan: 2,84 juta ton)

  • Daging Ayam Ras: Produksi 4,90 juta ton (Kebutuhan: 4,02 juta ton)

  • Telur Ayam Ras: Produksi 6,99 juta ton (Kebutuhan: 6,47 juta ton)

  • Cabai Besar: Produksi 1,52 juta ton (Kebutuhan: 929 ribu ton)

  • Cabai Rawit: Produksi 1,51 juta ton (Kebutuhan: 914 ribu ton)

  • Bawang Merah: Produksi 1,32 juta ton (Kebutuhan: 1,25 juta ton)

Dengan ruang surplus yang terbangun kokoh di tahun 2026 ini, posisi pangan Indonesia tidak lagi sekadar berfokus menutup defisit domestik, melainkan telah bergeser menuju penguatan ketahanan nasional yang mandiri dan berdaya saing.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *