Home / News / Stok CPO Melimpah! Mentan Amran Jamin Pasokan Minyak Goreng Aman Terkendali Jelang Lebaran 2026

Stok CPO Melimpah! Mentan Amran Jamin Pasokan Minyak Goreng Aman Terkendali Jelang Lebaran 2026

Seorang petani menunjukkan hasil panen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di perkebunan.

KKSSNews.com, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memastikan ketersediaan bahan pangan strategis menjelang hari besar keagamaan.

Produksi dan stok Crude Palm Oil (CPO) nasional dipastikan dalam kondisi aman guna mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 H.

Kepastian ini menjadi angin segar bagi masyarakat, mengingat CPO merupakan bahan baku utama minyak goreng nasional yang ketersediaannya sangat krusial di tingkat hulu untuk menjaga stabilitas harga di pasar ritel.

Siaga Lonjakan Permainan 15 Persen Selama Ramadan

Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, mengungkapkan bahwa memasuki kuartal pertama 2026, stok di tingkat hulu telah disiapkan untuk menghadapi tren kenaikan konsumsi yang secara historis meningkat 10 hingga 15 persen saat HBKN (Hari Besar Keagamaan Nasional).

“Koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Perdagangan dan Satgas Pangan, terus diperkuat. Kami ingin mencegah segala potensi hambatan distribusi, mulai dari pabrik pengolahan hingga ke tahap pengemasan di pasar,” ujar Roni.

Visi Mentan Amran: Keseimbangan Pangan dan Energi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa stabilitas minyak goreng domestik tetap menjadi prioritas utama, meskipun Indonesia juga tengah gencar menjalankan program energi hijau melalui Mandatori Biodiesel B40/B50.

“Kami memastikan produksi CPO nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Komitmen terhadap program biodiesel tetap berjalan, namun pengaturannya dilakukan secara terukur agar tidak mengganggu kuota bahan baku minyak goreng konsumsi,” tegas Mentan Amran.

Berdasarkan data stok per 31 Januari 2026, posisi cadangan nasional berada dalam kategori sangat terkendali. Pemantauan kapasitas tangki timbun di berbagai sentra produksi pun dilakukan secara rutin.

Produktivitas Kebun Rakyat Jadi Kunci Utama

Guna menjaga stabilitas jangka panjang, Mentan Amran terus memacu program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Langkah ini diambil untuk meningkatkan produktivitas hasil panen per hektare, sehingga mampu mengimbangi pesatnya pertumbuhan kebutuhan industri dan konsumsi warga.

“Kunci stabilitas ada pada produktivitas. Melalui PSR dan pendampingan teknis, kita dorong petani rakyat agar hasilnya maksimal. Ini adalah fondasi kuat agar pangan dan energi kita bisa berjalan beriringan,” tambah menteri asal Sulawesi Selatan tersebut.

Pemantauan Digital di Sentra Sawit Raksasa

Untuk memastikan rantai pasok tidak bocor, pemerintah mengoptimalkan sistem pemantauan berbasis digital. Sistem ini melacak distribusi Tandan Buah Segar (TBS) dari kebun menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS), terutama di wilayah sentra utama seperti:

  • Riau

  • Kalimantan Tengah

  • Sumatera Utara

Dengan pengaturan ritme pasokan yang cermat, pemerintah optimistis stok minyak goreng, baik curah maupun kemasan (Minyakita), akan tersedia melimpah dengan harga yang stabil bagi seluruh rakyat Indonesia selama periode lebaran 2026.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *