Skip to content
KSSS NEWS
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Opini
  • Activity
  • Inspirasi
Main Menu
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Opini
  • Activity
  • Inspirasi
Saturday, April 18, 2026

Headline

  • Nasional
  • News

Kementan Percepat Bioenergi Nasional: B50 hingga E20 Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

KKSSNews.com, Padang — Pemerintah terus mempercepat pengembangan bioenergi nasional sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi. Program ini mencakup penguatan biodiesel hingga pengembangan etanol yang terintegrasi dengan sektor pertanian dan...

Luffy Monkey
April 16, 2026
  • Nasional
  • News

Perkuat Ketahanan Nasional: Para Kepala Daerah Siap Akselerasi Program Pangan dan Energi Mentan Amran

Luffy Monkey
April 16, 2026
  • Nasional
  • News

Perkuat Posisi Global: Wamentan Sudaryono Bahas Peluang Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Luffy Monkey
April 16, 2026
  • Nasional
  • News

9 Strategi Kunci Mentan Amran: Dari Reformasi Pupuk hingga Modernisasi, Swasembada Pangan Dicapai Lebih Cepat

Luffy Monkey
April 16, 2026
  • Internasional
  • Olahraga

Mimpi Anfield Kandas: Liverpool Tak Berdaya, PSG Melenggang ke Semifinal dengan Agregat Telak

Admin
April 15, 2026

News

Lainnya
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam pertemuan dengan jajaran PTPN dan Danantara di Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026).
  • Nasional
  • News

Kementan Percepat Bioenergi Nasional: B50 hingga E20 Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

KKSSNews.com, Padang — Pemerintah terus mempercepat pengembangan bioenergi nasional sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi. Program ini mencakup penguatan biodiesel hingga pengembangan etanol yang terintegrasi dengan sektor pertanian dan...

Luffy Monkey
April 16, 2026
Sinergi Pangan & Energi: Sejumlah Bupati Dukung Program Cetak Sawah dan Bio50 Mentan Amran

Perkuat Ketahanan Nasional: Para Kepala Daerah Siap Akselerasi Program Pangan dan Energi Mentan Amran

April 16, 2026
Disrupsi Global, Australia Lirik Impor Urea RI: Wamentan Sudaryono Tegaskan Prioritas Petani

Perkuat Posisi Global: Wamentan Sudaryono Bahas Peluang Ekspor Pupuk Urea ke Australia

April 16, 2026
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat konferensi pers di Kantor Kementan. dok/humas kementan

9 Strategi Kunci Mentan Amran: Dari Reformasi Pupuk hingga Modernisasi, Swasembada Pangan Dicapai Lebih Cepat

April 16, 2026
Cadangan beras pemerintah di gudang bulog

Di Tengah Guncangan Geopolitik Global, Cadangan Beras Indonesia Justru Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

April 15, 2026

Nasional

Lainnya
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam pertemuan dengan jajaran PTPN dan Danantara di Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026).
  • Nasional
  • News

Kementan Percepat Bioenergi Nasional: B50 hingga E20 Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

KKSSNews.com, Padang — Pemerintah terus mempercepat pengembangan bioenergi nasional sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi. Program ini mencakup penguatan biodiesel hingga pengembangan etanol yang terintegrasi dengan sektor pertanian dan...

Luffy Monkey
April 16, 2026
Sinergi Pangan & Energi: Sejumlah Bupati Dukung Program Cetak Sawah dan Bio50 Mentan Amran

Perkuat Ketahanan Nasional: Para Kepala Daerah Siap Akselerasi Program Pangan dan Energi Mentan Amran

April 16, 2026
Disrupsi Global, Australia Lirik Impor Urea RI: Wamentan Sudaryono Tegaskan Prioritas Petani

Perkuat Posisi Global: Wamentan Sudaryono Bahas Peluang Ekspor Pupuk Urea ke Australia

April 16, 2026
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat konferensi pers di Kantor Kementan. dok/humas kementan

9 Strategi Kunci Mentan Amran: Dari Reformasi Pupuk hingga Modernisasi, Swasembada Pangan Dicapai Lebih Cepat

April 16, 2026
Cadangan beras pemerintah di gudang bulog

Di Tengah Guncangan Geopolitik Global, Cadangan Beras Indonesia Justru Pecah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

April 15, 2026

International

Lainnya
PSG sukses menyingkirkan Liverpool usai menang 2-0 di leg kedua perempat final Liga Champions 2026. Dok/psg
  • Internasional
  • Olahraga

Mimpi Anfield Kandas: Liverpool Tak Berdaya, PSG Melenggang ke Semifinal dengan Agregat Telak

KKSSNews.com — Malam kelam menyelimuti Stadion Anfield setelah tuan rumah Liverpool FC harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 0-2 pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA, Rabu malam (15/4/2026). Hasil ini memastikan...

Admin
April 15, 2026
Atletico Madrid lolos ke semifinal Liga Champions 2026 meski kalah 1-2 dari Barcelona. Dok/atletico

Drama Liga Champions: Atlético Madrid Singkirkan Barcelona, Menang Agregat 3-2 dan Lolos ke Semifinal

April 15, 2026
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone saat bertemu di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa (10/3/2026).

Perkuat Ketahanan Pangan, Prancis Beri Apresiasi Tinggi atas Capaian Swasembada Pangan Indonesia

March 11, 2026
Kementan Perbaiki Tata Kelola Pupuk Subsidi, Targetkan Efisiensi Anggaran 20%

Pemerintah Rompak Tata Kelola Pupuk Subsidi, Distribusi Diperketat untuk Jaga Ketahanan Pangan

March 9, 2026
Pelepasan ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Gudang Perum BULOG, Rabu (4/3/2026).

Sejarah Baru! Mentan Amran Lepas Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras Premium ke Arab Saudi

March 4, 2026

Opini

Lainnya
Makssar – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kota Bandung, Ir. H. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah tersebut menyentuh angka 4,45 persen per November 2025, sebuah data yang dipaparkannya usai mengikuti Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro Makassar, 25–27 Maret 2026. Pakar perencanaan wilayah lulusan Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menegaskan bahwa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak akan cukup untuk menuntaskan problem pengangguran. Menurutnya, perlu ada ekspansi penciptaan lapangan kerja secara masif hingga ke level kabupaten dan kota dengan melibatkan sektor swasta serta investasi asing maupun domestik. "Penciptaan lapangan kerja akan stagnan jika kita hanya bertumpu pada kapasitas APBD. Inilah saatnya menggerakkan instrumen investasi, dunia usaha, serta inisiatif kolektif dari masyarakat sendiri," ujar pria yang akrab disapa Levi ini saat berdiskusi dengan awak media di Virendy Cafe, Jl. Lanto Dg. Pasewang No.14 Makassar, Senin (30/3/2026) petang. Ermaula menekankan bahwa pemerintah daerah memegang kendali strategis sebagai katalisator masuknya modal. Namun, ia mewanti-wanti agar investasi yang masuk harus dirancang secara tematik dan terintegrasi, bukan sekadar sporadis, agar mampu menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal. Lebih lanjut, ia melihat adanya kesenjangan yang kontras antara kekayaan sumber daya alam daerah dengan tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa potensi besar yang dimiliki Sulawesi Selatan selama ini memang belum dikelola secara optimal dan maksimal. "Kita diberkahi potensi yang luar biasa, namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan rakyat. Di sinilah peran krusial para pakar, investor, dan saudagar untuk berkolaborasi mengambil langkah nyata," tegasnya. Sosok yang juga dikenal sebagai ahli perencanaan kota ini menawarkan konsep pengembangan wilayah berbasis hilirisasi sebagai solusi. Ia memaparkan bahwa daerah hinterland atau penyangga harus terkoneksi secara fungsional dengan kota-kota besar dalam satu rantai produksi yang saling menghidupi. "Integrasi antara kota besar, kota menengah, hingga wilayah pelosok harus menjadi satu kesatuan sistem. Itulah inti dari konsep hilirisasi yang ideal untuk memajukan daerah," jelas Ermaula. Ia mengambil contoh kesuksesan Kota Bandung yang bertransformasi menjadi pusat inovasi berkat dukungan institusi pendidikan ternama seperti ITB dan Unpad. Model sinergi antara keahlian teknologi dan potensi wilayah tersebut dinilainya sangat relevan untuk diadaptasi di Sulawesi Selatan. Langkah konkret yang ia usulkan dimulai dengan pemetaan komprehensif terhadap keunggulan lokal, yang kemudian dikonversi menjadi aktivitas produksi yang terpadu dari hulu ke hilir. "Apabila ekosistem produksi ini berjalan, maka secara natural lapangan pekerjaan akan terbuka lebar dan taraf kesejahteraan masyarakat pun akan terkerek naik," imbuhnya. Ia juga memberikan catatan kritis pada sektor perkebunan kelapa yang hingga kini masih terjebak pada pola ekspor bahan mentah. Ermaula mendorong agar struktur industri diperpanjang sehingga mampu menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi. "Mengekspor kelapa bulat itu nilainya minim. Namun, jika kita mampu mengolahnya menjadi produk jadi seperti bubuk kelapa atau turunan lainnya, nilai tambahnya akan berlipat ganda," urainya dengan detail. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jaringan saudagar KKSS di tanah air untuk mulai menyinergikan aspek teknologi dan investasi dengan sektor agrikultur guna membangun ekosistem ekonomi yang tangguh. Ia menambahkan, KKSS Bandung membawa warna tersendiri dalam memberikan kontribusi bagi daerah, yakni dengan tidak hanya mengandalkan sumber daya fisik, melainkan memperkuat aspek teknologi dan jaringan birokrasi di tingkat kementerian. "Visi kami adalah mengawinkan kemajuan teknologi dan kekuatan jaringan pusat dengan kekayaan potensi yang ada di daerah," kata Ketua BPD KKSS Bandung tersebut. Sebagai ilustrasi, ia menyebut Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memiliki modal kekayaan alam yang melimpah, namun masih membutuhkan sentuhan manajemen yang lebih sistematis agar bisa meledak potensinya. "Jika antara potensi lokal, keahlian teknologi, dan kebijakan pemerintah dapat berjalan beriringan, saya optimis Pangkep akan menjadi motor penggerak ekonomi yang pesat," tuturnya. Menutup perbincangan, Ermaula mengingatkan para kepala daerah untuk menyediakan peta jalan investasi yang transparan dan terukur sebagai bagian dari strategi besar pembangunan wilayah. "Pemerintah daerah wajib memiliki roadmap investasi yang tajam dan terarah. Dokumen itulah yang akan menjadi 'daya tawar' utama saat kita mempromosikan potensi daerah ke level nasional maupun global," pungkasnya. BIODATA A. DATA PRIBADI Nama Lengkap : Ir. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP Profesi : Ahli Perencanaan Kota dan Pengembangan Daerah Tempat/Tanggal Lahir : Makassar, 10 Desember 1962 Hobi : Running, Geotrekking, Badminton, Sketching, Fotografi B. PENDIDIKAN FORMAL TK Bhayangkari, Makassar (Lulus 1968) SD Cilandak III Pagi, Jakarta (Lulus 1974) SMPK Frater, Ujung Pandang (Lulus 1977)  SMAK Rajawali, Makassar, dan SMAK St. Aloysius, Bandung (Lulus 1981) Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Planologi Sarjana Muda (Lulus 1984) Sarjana (Lulus 1993) Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota ITB (Lulus 2000) C. KEANGGOTAAN PROFESI Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), sejak 2 Desember 1992 Asia Pacific Urban Designers (APUD), sejak 12 Januari 2020 D. PENGALAMAN ORGANISASI 1985: Ketua Tim KKN Mahasiswa ITB di Kabupaten Indramayu 1989–1991 : Ketua Perguruan Seni Beladiri Pernafasan Satria Nusantara Bandung 1996–1998 : Ketua Koperasi Karyawan Teknoplan Nusantara (Kosetara) 1997–1999 : Wakil Ketua Asosiasi Konsultan Pembangunan Permukiman Indonesia (AKPPI) 2005–2009 : Wakil Ketua DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Barat 2006–2013 : Ketua Umum DPD Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Jawa Barat 2009–2012 : Ketua Badan Strategis Pengembangan INKINDO Jawa Barat 2013–sekarang : Pembina Komunitas Bandung Sketchwalk 2019–2021 : Wakil Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Bandung 2020–2022 : Ketua LSP Satria Nusantara Daerah Jawa Barat 2021–2025 : Ketua Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Jawa Barat 2022–2025 : Sekretaris BPD KKSS Kota Bandung 2022–sekarang : Ketua Dewan Pengarah IA-ITB Komisariat Komunitas Lintas Alam Alumni ITB 2022–sekarang : Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Satria Nusantara 2025–sekarang : Ketua BPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bandung E. PENGALAMAN MANAJEMEN PERUSAHAAN 2007–2012 : Direktur Utama PT. Teknoplan Nusantara Consultant 2012–2022 : Founder & Principal URDev Networking+ Advisory Consulting 2022–sekarang : Founder & COO PT. Ripta Jagabhumi Nusantara F. PENGALAMAN ADVISORY Selain sebagai konsultan profesional, aktif mengikuti seminar dan pelatihan, serta menjadi narasumber, dosen tamu, dan expert-advisor di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota pada berbagai instansi, antara lain : Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Bappenas, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Investasi/BKPM, Otorita IKN, serta berbagai pemerintah daerah dan perusahaan swasta nasional. G. PENGALAMAN PROYEK Sejak 1985 aktif sebagai konsultan profesional di bidang Urban & Regional Planning dan telah terlibat dalam sekitar 160 proyek perencanaan tata ruang wilayah dan kota serta layanan eco-development yang tersebar di seluruh Indonesia. H. PENGHARGAAN 1974: Lulusan Terbaik Kedua SD Cilandak III Pagi, Jakarta Selatan 1976 : Juara II Lomba Sepatu Roda se-Sulawesi Selatan 1977 : Lulusan Terbaik SMP Frater Ujungpandang 1978 : Juara I Lomba Cerdas Tangkas TVRI Ujungpandang Tingkat SLTA se-Sulsel 1984 : Lulusan Terbaik Sarjana Muda Teknik Planologi ITB 2000 : Pembina Terbaik Olahraga Pernafasan Satria Nusantara 2014 : Sketsa Terbaik Event Bandung Sketchwalk 2017 : Olahragawan Berprestasi Cabang Olahraga Rekreasi Masyarakat Jawa Barat 2019 : Finalis Sayembara Desain Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta 2022 : Juara II Kompetisi Kawasan Pesisir Sayung Terintegrasi dan Berkelanjutan, Provinsi Jawa Tengah. (*)
  • Activity
  • Inspirasi
  • Nasional
  • News
  • Opini

TPT Sulsel 4,45 Persen, Ketua KKSS Bandung Soroti Ketergantungan APBD dan Dorong Investasi Masif

KKSSNews.com, Makssar – Ketua BPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bandung, F. Ermaula Aseseang, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan yang dinilai masih membutuhkan terobosan besar. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pen...

Admin
March 31, 2026
Subuh di Bone Membludak, Kehadiran Mentan Amran Sulaiman Tarik Ribuan Jamaah

Fenomena Subuh Berkah di Bone: Jamaah Membludak Bak Salat Jumat Saat Mentan Amran Pulang Kampung

March 18, 2026
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman

Andi Amran Sulaiman dan Peluang Indonesia di Panggung Dunia Ketahanan Pangan

March 14, 2026

Pakar UNAS Apresiasi Kepemimpinan Mentan Amran: Dinilai Berhasil Ubah Wajah Pertanian Indonesia

February 19, 2026

Produsen MinyaKita Dilaporkan ke Aparat, DPR dan Kementan Tegas Lawan Harga di Atas HET

February 4, 2026

Activity

Lainnya
Makssar – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kota Bandung, Ir. H. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah tersebut menyentuh angka 4,45 persen per November 2025, sebuah data yang dipaparkannya usai mengikuti Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro Makassar, 25–27 Maret 2026. Pakar perencanaan wilayah lulusan Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menegaskan bahwa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak akan cukup untuk menuntaskan problem pengangguran. Menurutnya, perlu ada ekspansi penciptaan lapangan kerja secara masif hingga ke level kabupaten dan kota dengan melibatkan sektor swasta serta investasi asing maupun domestik. "Penciptaan lapangan kerja akan stagnan jika kita hanya bertumpu pada kapasitas APBD. Inilah saatnya menggerakkan instrumen investasi, dunia usaha, serta inisiatif kolektif dari masyarakat sendiri," ujar pria yang akrab disapa Levi ini saat berdiskusi dengan awak media di Virendy Cafe, Jl. Lanto Dg. Pasewang No.14 Makassar, Senin (30/3/2026) petang. Ermaula menekankan bahwa pemerintah daerah memegang kendali strategis sebagai katalisator masuknya modal. Namun, ia mewanti-wanti agar investasi yang masuk harus dirancang secara tematik dan terintegrasi, bukan sekadar sporadis, agar mampu menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal. Lebih lanjut, ia melihat adanya kesenjangan yang kontras antara kekayaan sumber daya alam daerah dengan tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa potensi besar yang dimiliki Sulawesi Selatan selama ini memang belum dikelola secara optimal dan maksimal. "Kita diberkahi potensi yang luar biasa, namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan rakyat. Di sinilah peran krusial para pakar, investor, dan saudagar untuk berkolaborasi mengambil langkah nyata," tegasnya. Sosok yang juga dikenal sebagai ahli perencanaan kota ini menawarkan konsep pengembangan wilayah berbasis hilirisasi sebagai solusi. Ia memaparkan bahwa daerah hinterland atau penyangga harus terkoneksi secara fungsional dengan kota-kota besar dalam satu rantai produksi yang saling menghidupi. "Integrasi antara kota besar, kota menengah, hingga wilayah pelosok harus menjadi satu kesatuan sistem. Itulah inti dari konsep hilirisasi yang ideal untuk memajukan daerah," jelas Ermaula. Ia mengambil contoh kesuksesan Kota Bandung yang bertransformasi menjadi pusat inovasi berkat dukungan institusi pendidikan ternama seperti ITB dan Unpad. Model sinergi antara keahlian teknologi dan potensi wilayah tersebut dinilainya sangat relevan untuk diadaptasi di Sulawesi Selatan. Langkah konkret yang ia usulkan dimulai dengan pemetaan komprehensif terhadap keunggulan lokal, yang kemudian dikonversi menjadi aktivitas produksi yang terpadu dari hulu ke hilir. "Apabila ekosistem produksi ini berjalan, maka secara natural lapangan pekerjaan akan terbuka lebar dan taraf kesejahteraan masyarakat pun akan terkerek naik," imbuhnya. Ia juga memberikan catatan kritis pada sektor perkebunan kelapa yang hingga kini masih terjebak pada pola ekspor bahan mentah. Ermaula mendorong agar struktur industri diperpanjang sehingga mampu menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi. "Mengekspor kelapa bulat itu nilainya minim. Namun, jika kita mampu mengolahnya menjadi produk jadi seperti bubuk kelapa atau turunan lainnya, nilai tambahnya akan berlipat ganda," urainya dengan detail. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jaringan saudagar KKSS di tanah air untuk mulai menyinergikan aspek teknologi dan investasi dengan sektor agrikultur guna membangun ekosistem ekonomi yang tangguh. Ia menambahkan, KKSS Bandung membawa warna tersendiri dalam memberikan kontribusi bagi daerah, yakni dengan tidak hanya mengandalkan sumber daya fisik, melainkan memperkuat aspek teknologi dan jaringan birokrasi di tingkat kementerian. "Visi kami adalah mengawinkan kemajuan teknologi dan kekuatan jaringan pusat dengan kekayaan potensi yang ada di daerah," kata Ketua BPD KKSS Bandung tersebut. Sebagai ilustrasi, ia menyebut Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memiliki modal kekayaan alam yang melimpah, namun masih membutuhkan sentuhan manajemen yang lebih sistematis agar bisa meledak potensinya. "Jika antara potensi lokal, keahlian teknologi, dan kebijakan pemerintah dapat berjalan beriringan, saya optimis Pangkep akan menjadi motor penggerak ekonomi yang pesat," tuturnya. Menutup perbincangan, Ermaula mengingatkan para kepala daerah untuk menyediakan peta jalan investasi yang transparan dan terukur sebagai bagian dari strategi besar pembangunan wilayah. "Pemerintah daerah wajib memiliki roadmap investasi yang tajam dan terarah. Dokumen itulah yang akan menjadi 'daya tawar' utama saat kita mempromosikan potensi daerah ke level nasional maupun global," pungkasnya. BIODATA A. DATA PRIBADI Nama Lengkap : Ir. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP Profesi : Ahli Perencanaan Kota dan Pengembangan Daerah Tempat/Tanggal Lahir : Makassar, 10 Desember 1962 Hobi : Running, Geotrekking, Badminton, Sketching, Fotografi B. PENDIDIKAN FORMAL TK Bhayangkari, Makassar (Lulus 1968) SD Cilandak III Pagi, Jakarta (Lulus 1974) SMPK Frater, Ujung Pandang (Lulus 1977)  SMAK Rajawali, Makassar, dan SMAK St. Aloysius, Bandung (Lulus 1981) Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Planologi Sarjana Muda (Lulus 1984) Sarjana (Lulus 1993) Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota ITB (Lulus 2000) C. KEANGGOTAAN PROFESI Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), sejak 2 Desember 1992 Asia Pacific Urban Designers (APUD), sejak 12 Januari 2020 D. PENGALAMAN ORGANISASI 1985: Ketua Tim KKN Mahasiswa ITB di Kabupaten Indramayu 1989–1991 : Ketua Perguruan Seni Beladiri Pernafasan Satria Nusantara Bandung 1996–1998 : Ketua Koperasi Karyawan Teknoplan Nusantara (Kosetara) 1997–1999 : Wakil Ketua Asosiasi Konsultan Pembangunan Permukiman Indonesia (AKPPI) 2005–2009 : Wakil Ketua DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Barat 2006–2013 : Ketua Umum DPD Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Jawa Barat 2009–2012 : Ketua Badan Strategis Pengembangan INKINDO Jawa Barat 2013–sekarang : Pembina Komunitas Bandung Sketchwalk 2019–2021 : Wakil Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Bandung 2020–2022 : Ketua LSP Satria Nusantara Daerah Jawa Barat 2021–2025 : Ketua Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Jawa Barat 2022–2025 : Sekretaris BPD KKSS Kota Bandung 2022–sekarang : Ketua Dewan Pengarah IA-ITB Komisariat Komunitas Lintas Alam Alumni ITB 2022–sekarang : Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Satria Nusantara 2025–sekarang : Ketua BPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bandung E. PENGALAMAN MANAJEMEN PERUSAHAAN 2007–2012 : Direktur Utama PT. Teknoplan Nusantara Consultant 2012–2022 : Founder & Principal URDev Networking+ Advisory Consulting 2022–sekarang : Founder & COO PT. Ripta Jagabhumi Nusantara F. PENGALAMAN ADVISORY Selain sebagai konsultan profesional, aktif mengikuti seminar dan pelatihan, serta menjadi narasumber, dosen tamu, dan expert-advisor di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota pada berbagai instansi, antara lain : Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Bappenas, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Investasi/BKPM, Otorita IKN, serta berbagai pemerintah daerah dan perusahaan swasta nasional. G. PENGALAMAN PROYEK Sejak 1985 aktif sebagai konsultan profesional di bidang Urban & Regional Planning dan telah terlibat dalam sekitar 160 proyek perencanaan tata ruang wilayah dan kota serta layanan eco-development yang tersebar di seluruh Indonesia. H. PENGHARGAAN 1974: Lulusan Terbaik Kedua SD Cilandak III Pagi, Jakarta Selatan 1976 : Juara II Lomba Sepatu Roda se-Sulawesi Selatan 1977 : Lulusan Terbaik SMP Frater Ujungpandang 1978 : Juara I Lomba Cerdas Tangkas TVRI Ujungpandang Tingkat SLTA se-Sulsel 1984 : Lulusan Terbaik Sarjana Muda Teknik Planologi ITB 2000 : Pembina Terbaik Olahraga Pernafasan Satria Nusantara 2014 : Sketsa Terbaik Event Bandung Sketchwalk 2017 : Olahragawan Berprestasi Cabang Olahraga Rekreasi Masyarakat Jawa Barat 2019 : Finalis Sayembara Desain Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta 2022 : Juara II Kompetisi Kawasan Pesisir Sayung Terintegrasi dan Berkelanjutan, Provinsi Jawa Tengah. (*)
  • Activity
  • Inspirasi
  • Nasional
  • News
  • Opini

TPT Sulsel 4,45 Persen, Ketua KKSS Bandung Soroti Ketergantungan APBD dan Dorong Investasi Masif

KKSSNews.com, Makssar – Ketua BPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bandung, F. Ermaula Aseseang, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan yang dinilai masih membutuhkan terobosan besar. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pen...

Admin
March 31, 2026
Subuh di Bone Membludak, Kehadiran Mentan Amran Sulaiman Tarik Ribuan Jamaah

Fenomena Subuh Berkah di Bone: Jamaah Membludak Bak Salat Jumat Saat Mentan Amran Pulang Kampung

March 18, 2026
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman

Andi Amran Sulaiman dan Peluang Indonesia di Panggung Dunia Ketahanan Pangan

March 14, 2026

Pakar UNAS Apresiasi Kepemimpinan Mentan Amran: Dinilai Berhasil Ubah Wajah Pertanian Indonesia

February 19, 2026

Produsen MinyaKita Dilaporkan ke Aparat, DPR dan Kementan Tegas Lawan Harga di Atas HET

February 4, 2026

Inspirasi

Lainnya
Makssar – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kota Bandung, Ir. H. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayah tersebut menyentuh angka 4,45 persen per November 2025, sebuah data yang dipaparkannya usai mengikuti Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI di Hotel Claro Makassar, 25–27 Maret 2026. Pakar perencanaan wilayah lulusan Teknik Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menegaskan bahwa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak akan cukup untuk menuntaskan problem pengangguran. Menurutnya, perlu ada ekspansi penciptaan lapangan kerja secara masif hingga ke level kabupaten dan kota dengan melibatkan sektor swasta serta investasi asing maupun domestik. "Penciptaan lapangan kerja akan stagnan jika kita hanya bertumpu pada kapasitas APBD. Inilah saatnya menggerakkan instrumen investasi, dunia usaha, serta inisiatif kolektif dari masyarakat sendiri," ujar pria yang akrab disapa Levi ini saat berdiskusi dengan awak media di Virendy Cafe, Jl. Lanto Dg. Pasewang No.14 Makassar, Senin (30/3/2026) petang. Ermaula menekankan bahwa pemerintah daerah memegang kendali strategis sebagai katalisator masuknya modal. Namun, ia mewanti-wanti agar investasi yang masuk harus dirancang secara tematik dan terintegrasi, bukan sekadar sporadis, agar mampu menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal. Lebih lanjut, ia melihat adanya kesenjangan yang kontras antara kekayaan sumber daya alam daerah dengan tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa potensi besar yang dimiliki Sulawesi Selatan selama ini memang belum dikelola secara optimal dan maksimal. "Kita diberkahi potensi yang luar biasa, namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan rakyat. Di sinilah peran krusial para pakar, investor, dan saudagar untuk berkolaborasi mengambil langkah nyata," tegasnya. Sosok yang juga dikenal sebagai ahli perencanaan kota ini menawarkan konsep pengembangan wilayah berbasis hilirisasi sebagai solusi. Ia memaparkan bahwa daerah hinterland atau penyangga harus terkoneksi secara fungsional dengan kota-kota besar dalam satu rantai produksi yang saling menghidupi. "Integrasi antara kota besar, kota menengah, hingga wilayah pelosok harus menjadi satu kesatuan sistem. Itulah inti dari konsep hilirisasi yang ideal untuk memajukan daerah," jelas Ermaula. Ia mengambil contoh kesuksesan Kota Bandung yang bertransformasi menjadi pusat inovasi berkat dukungan institusi pendidikan ternama seperti ITB dan Unpad. Model sinergi antara keahlian teknologi dan potensi wilayah tersebut dinilainya sangat relevan untuk diadaptasi di Sulawesi Selatan. Langkah konkret yang ia usulkan dimulai dengan pemetaan komprehensif terhadap keunggulan lokal, yang kemudian dikonversi menjadi aktivitas produksi yang terpadu dari hulu ke hilir. "Apabila ekosistem produksi ini berjalan, maka secara natural lapangan pekerjaan akan terbuka lebar dan taraf kesejahteraan masyarakat pun akan terkerek naik," imbuhnya. Ia juga memberikan catatan kritis pada sektor perkebunan kelapa yang hingga kini masih terjebak pada pola ekspor bahan mentah. Ermaula mendorong agar struktur industri diperpanjang sehingga mampu menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi. "Mengekspor kelapa bulat itu nilainya minim. Namun, jika kita mampu mengolahnya menjadi produk jadi seperti bubuk kelapa atau turunan lainnya, nilai tambahnya akan berlipat ganda," urainya dengan detail. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jaringan saudagar KKSS di tanah air untuk mulai menyinergikan aspek teknologi dan investasi dengan sektor agrikultur guna membangun ekosistem ekonomi yang tangguh. Ia menambahkan, KKSS Bandung membawa warna tersendiri dalam memberikan kontribusi bagi daerah, yakni dengan tidak hanya mengandalkan sumber daya fisik, melainkan memperkuat aspek teknologi dan jaringan birokrasi di tingkat kementerian. "Visi kami adalah mengawinkan kemajuan teknologi dan kekuatan jaringan pusat dengan kekayaan potensi yang ada di daerah," kata Ketua BPD KKSS Bandung tersebut. Sebagai ilustrasi, ia menyebut Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memiliki modal kekayaan alam yang melimpah, namun masih membutuhkan sentuhan manajemen yang lebih sistematis agar bisa meledak potensinya. "Jika antara potensi lokal, keahlian teknologi, dan kebijakan pemerintah dapat berjalan beriringan, saya optimis Pangkep akan menjadi motor penggerak ekonomi yang pesat," tuturnya. Menutup perbincangan, Ermaula mengingatkan para kepala daerah untuk menyediakan peta jalan investasi yang transparan dan terukur sebagai bagian dari strategi besar pembangunan wilayah. "Pemerintah daerah wajib memiliki roadmap investasi yang tajam dan terarah. Dokumen itulah yang akan menjadi 'daya tawar' utama saat kita mempromosikan potensi daerah ke level nasional maupun global," pungkasnya. BIODATA A. DATA PRIBADI Nama Lengkap : Ir. F. Ermaula Aseseang, MT, IAP Profesi : Ahli Perencanaan Kota dan Pengembangan Daerah Tempat/Tanggal Lahir : Makassar, 10 Desember 1962 Hobi : Running, Geotrekking, Badminton, Sketching, Fotografi B. PENDIDIKAN FORMAL TK Bhayangkari, Makassar (Lulus 1968) SD Cilandak III Pagi, Jakarta (Lulus 1974) SMPK Frater, Ujung Pandang (Lulus 1977)  SMAK Rajawali, Makassar, dan SMAK St. Aloysius, Bandung (Lulus 1981) Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Planologi Sarjana Muda (Lulus 1984) Sarjana (Lulus 1993) Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota ITB (Lulus 2000) C. KEANGGOTAAN PROFESI Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP), sejak 2 Desember 1992 Asia Pacific Urban Designers (APUD), sejak 12 Januari 2020 D. PENGALAMAN ORGANISASI 1985: Ketua Tim KKN Mahasiswa ITB di Kabupaten Indramayu 1989–1991 : Ketua Perguruan Seni Beladiri Pernafasan Satria Nusantara Bandung 1996–1998 : Ketua Koperasi Karyawan Teknoplan Nusantara (Kosetara) 1997–1999 : Wakil Ketua Asosiasi Konsultan Pembangunan Permukiman Indonesia (AKPPI) 2005–2009 : Wakil Ketua DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Barat 2006–2013 : Ketua Umum DPD Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Jawa Barat 2009–2012 : Ketua Badan Strategis Pengembangan INKINDO Jawa Barat 2013–sekarang : Pembina Komunitas Bandung Sketchwalk 2019–2021 : Wakil Ketua Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kota Bandung 2020–2022 : Ketua LSP Satria Nusantara Daerah Jawa Barat 2021–2025 : Ketua Dewan Pakar Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Jawa Barat 2022–2025 : Sekretaris BPD KKSS Kota Bandung 2022–sekarang : Ketua Dewan Pengarah IA-ITB Komisariat Komunitas Lintas Alam Alumni ITB 2022–sekarang : Wakil Ketua Dewan Pengurus Nasional Satria Nusantara 2025–sekarang : Ketua BPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bandung E. PENGALAMAN MANAJEMEN PERUSAHAAN 2007–2012 : Direktur Utama PT. Teknoplan Nusantara Consultant 2012–2022 : Founder & Principal URDev Networking+ Advisory Consulting 2022–sekarang : Founder & COO PT. Ripta Jagabhumi Nusantara F. PENGALAMAN ADVISORY Selain sebagai konsultan profesional, aktif mengikuti seminar dan pelatihan, serta menjadi narasumber, dosen tamu, dan expert-advisor di bidang Perencanaan Wilayah dan Kota pada berbagai instansi, antara lain : Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Bappenas, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Investasi/BKPM, Otorita IKN, serta berbagai pemerintah daerah dan perusahaan swasta nasional. G. PENGALAMAN PROYEK Sejak 1985 aktif sebagai konsultan profesional di bidang Urban & Regional Planning dan telah terlibat dalam sekitar 160 proyek perencanaan tata ruang wilayah dan kota serta layanan eco-development yang tersebar di seluruh Indonesia. H. PENGHARGAAN 1974: Lulusan Terbaik Kedua SD Cilandak III Pagi, Jakarta Selatan 1976 : Juara II Lomba Sepatu Roda se-Sulawesi Selatan 1977 : Lulusan Terbaik SMP Frater Ujungpandang 1978 : Juara I Lomba Cerdas Tangkas TVRI Ujungpandang Tingkat SLTA se-Sulsel 1984 : Lulusan Terbaik Sarjana Muda Teknik Planologi ITB 2000 : Pembina Terbaik Olahraga Pernafasan Satria Nusantara 2014 : Sketsa Terbaik Event Bandung Sketchwalk 2017 : Olahragawan Berprestasi Cabang Olahraga Rekreasi Masyarakat Jawa Barat 2019 : Finalis Sayembara Desain Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta 2022 : Juara II Kompetisi Kawasan Pesisir Sayung Terintegrasi dan Berkelanjutan, Provinsi Jawa Tengah. (*)
  • Activity
  • Inspirasi
  • Nasional
  • News
  • Opini

TPT Sulsel 4,45 Persen, Ketua KKSS Bandung Soroti Ketergantungan APBD dan Dorong Investasi Masif

KKSSNews.com, Makssar – Ketua BPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Bandung, F. Ermaula Aseseang, menyoroti tantangan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan yang dinilai masih membutuhkan terobosan besar. Ia mengungkapkan bahwa Tingkat Pen...

Admin
March 31, 2026
Subuh di Bone Membludak, Kehadiran Mentan Amran Sulaiman Tarik Ribuan Jamaah

Fenomena Subuh Berkah di Bone: Jamaah Membludak Bak Salat Jumat Saat Mentan Amran Pulang Kampung

March 18, 2026
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman

Andi Amran Sulaiman dan Peluang Indonesia di Panggung Dunia Ketahanan Pangan

March 14, 2026

Pakar UNAS Apresiasi Kepemimpinan Mentan Amran: Dinilai Berhasil Ubah Wajah Pertanian Indonesia

February 19, 2026

Produsen MinyaKita Dilaporkan ke Aparat, DPR dan Kementan Tegas Lawan Harga di Atas HET

February 4, 2026

Berita Terbaru

1Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam pertemuan dengan jajaran PTPN dan Danantara di Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026).
Kementan Percepat Bioenergi Nasional: B50 hingga E20 Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
April 16, 2026
2Sinergi Pangan & Energi: Sejumlah Bupati Dukung Program Cetak Sawah dan Bio50 Mentan Amran
Perkuat Ketahanan Nasional: Para Kepala Daerah Siap Akselerasi Program Pangan dan Energi Mentan Amran
April 16, 2026
3Disrupsi Global, Australia Lirik Impor Urea RI: Wamentan Sudaryono Tegaskan Prioritas Petani
Perkuat Posisi Global: Wamentan Sudaryono Bahas Peluang Ekspor Pupuk Urea ke Australia
April 16, 2026

Kategori

  • Activity(24)
  • Inspirasi(30)
  • Internasional(8)
  • Nasional(113)
  • News(107)
  • Olahraga(9)
  • Opini(9)
  • Uncategorized(5)
KSSS NEWS
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Minima incidunt voluptates nemo, dolor optio quia architecto quis delectus perspiciatis.

Nobis atque id hic neque possimus voluptatum voluptatibus tenetur, perspiciatis consequuntur.

Email: sample@gmail.com
Call Us: +987 95 95 64 82

Category List

  • Activity(24)
  • Inspirasi(30)
  • Internasional(8)
  • Nasional(113)
  • News(107)
  • Olahraga(9)
  • Opini(9)
  • Uncategorized(5)

Featured Posts

1Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam pertemuan dengan jajaran PTPN dan Danantara di Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026).
Kementan Percepat Bioenergi Nasional: B50 hingga E20 Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
April 16, 2026
2Sinergi Pangan & Energi: Sejumlah Bupati Dukung Program Cetak Sawah dan Bio50 Mentan Amran
Perkuat Ketahanan Nasional: Para Kepala Daerah Siap Akselerasi Program Pangan dan Energi Mentan Amran
April 16, 2026
3Disrupsi Global, Australia Lirik Impor Urea RI: Wamentan Sudaryono Tegaskan Prioritas Petani
Perkuat Posisi Global: Wamentan Sudaryono Bahas Peluang Ekspor Pupuk Urea ke Australia
April 16, 2026
Copyright © 2026 KSSS NEWS | Powered by News Magazine X
Redaksi Pedoman Siber Privacy Policy

© 2026 KKSS NEWS. Powered by Invex Creative