KKSSNews.com, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong Gerakan Pramuka menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan pertanian nasional.
Fokus utama kolaborasi ini adalah mencetak generasi muda petani sekaligus menggerakkan program penanaman pohon secara masif di seluruh Indonesia.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai Saka Tarunabumi sebagai wadah penting dalam membina Pramuka Penegak dan Pandega agar terlibat langsung dalam sektor pertanian, perkebunan, dan penguatan ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, sektor pertanian tidak cukup hanya disosialisasikan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Melalui Gerakan Pramuka, kita tidak ingin kegiatan yang simbolis. Kita ingin gerakan riil yang manfaatnya dirasakan bangsa. Salah satunya adalah gerakan tanam pohon nasional,” ujar Amran dalam Pelantikan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya (Saka) Pramuka Tarunabumi Masa Bakti 2025–2028 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Gerakan Tanam Pohon Serentak Setiap Hari Pramuka
Mentan Amran mengusulkan agar Hari Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus dijadikan momentum gerakan tanam pohon serentak oleh anggota Pramuka di seluruh Indonesia.
Dengan jumlah anggota Pramuka yang mencapai sekitar 25 juta orang, ia menargetkan setiap anggota dapat menanam minimal 10 pohon setiap tahun.
“Kalau satu orang menanam 10 pohon saja, itu sudah 250 juta pohon. Kalau dilakukan konsisten selama 10 tahun, dampaknya akan luar biasa bagi lingkungan dan ekonomi nasional,” katanya.
Jenis tanaman yang didorong dalam gerakan ini mencakup komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti kelapa, kakao, kopi, mete, durian, hingga cabai yang juga memiliki peran penting dalam pengendalian inflasi pangan.
Amran mencontohkan praktik di Gorontalo, di mana masyarakat menanam cabai di setiap rumah sehingga harga lebih stabil dan tekanan inflasi dapat ditekan secara signifikan.
Pramuka Siap Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menyatakan bahwa Pramuka siap mendukung penuh program ketahanan dan kedaulatan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa Pramuka memiliki jaringan luas hingga ke tingkat akar rumput yang dapat digerakkan secara cepat, serentak, dan berkelanjutan di seluruh daerah.
“Dengan kekuatan puluhan juta anggota Pramuka, gerakan tanam pohon dan pendampingan pertanian bisa dilakukan secara masif. Ini bukan hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga membangun generasi muda petani yang profesional dan modern,” ujar Budi Waseso usai pelantikan.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur, dan area produktif di sekitar rumah sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian pangan keluarga.
Penguatan SDM Pertanian Lewat Saka Tarunabumi
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa penguatan Saka Tarunabumi menjadi bagian penting dari strategi pembangunan sumber daya manusia pertanian yang terarah dan berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan Pramuka di sektor pertanian tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda.
Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kemandirian, gotong royong, integritas, dan kepemimpinan menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan pertanian modern.
Ia menambahkan, integrasi program kepramukaan dengan pelatihan dan penyuluhan pertanian akan mempercepat lahirnya petani muda profesional yang siap berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dorongan Menuju Indonesia Emas
Melalui kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Gerakan Pramuka, pemerintah optimistis upaya swasembada pangan, penguatan hilirisasi sektor pertanian, hingga percepatan terwujudnya Indonesia Emas dapat dicapai lebih cepat.
Gerakan ini diharapkan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi benar-benar menjadi gerakan nasional berbasis generasi muda yang bergerak dari lapangan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.







