Home / News / Disambut Prosesi Adat Papua, Rombongan Pemprov dan Kemenag Sulsel Tiba di Manokwari untuk Pesparawi Nasional XIV

Disambut Prosesi Adat Papua, Rombongan Pemprov dan Kemenag Sulsel Tiba di Manokwari untuk Pesparawi Nasional XIV

Disambut Adat Papua, Kontingen dan Pejabat Sulsel Tiba di Manokwari untuk Pesparawi Nasional XIV

KKSSNews.com, Manokwari – Rombongan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, serta kloter ketiga Kontingen Pesparawi Sulsel tiba di Bandar Udara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/6/2026) pagi.

Setelah menempuh perjalanan udara sekitar 2,5 jam menggunakan Super Air Jet IU 221, rombongan langsung disambut hangat melalui prosesi adat Papua yang sarat makna budaya dan penghormatan.

Penyambutan tersebut dilakukan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat, pemerintah daerah setempat, Kanwil Kementerian Agama Papua Barat, serta pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua Barat.

Suasana penuh keakraban dan persaudaraan langsung terasa saat para tamu kehormatan menerima simbol-simbol budaya khas Papua. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin, mendapat kehormatan dipasangkan mahkota adat Papua, sementara Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sulsel, Hj. Saidah Ali Yafid, disematkan noken, tas tradisional khas Papua yang menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat setempat.

Penghormatan serupa juga diberikan kepada Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Ekonomi Kerakyatan, Dr. Since Erna Lamba, SP., MP., serta Ketua PGIW Sulselra, Pdt. Yohanis Metris, S.Th., yang turut mendampingi kontingen Sulawesi Selatan pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026.

H. Aminuddin mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan sejak rombongan tiba di Manokwari.

“Kami sangat mengapresiasi penerimaan yang luar biasa ini. Sejak awal mendarat, aura persaudaraan begitu kental terasa. Ini menjadi suntikan energi positif bagi seluruh kontingen Sulawesi Selatan untuk memberikan penampilan terbaik pada ajang Pesparawi Nasional,” ujarnya.

Menurutnya, keramahtamahan masyarakat dan pemerintah Papua Barat menunjukkan kesiapan daerah tersebut sebagai tuan rumah kegiatan nasional.

“Pelayanannya sangat baik, mulai dari proses kedatangan hingga penyambutan adat. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menerima kami dengan penuh kehangatan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulsel, Hj. Saidah Ali Yafid. Ia menilai prosesi penyambutan adat tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya Papua yang tetap terjaga.

“Kami merasa diterima sebagai keluarga sendiri. Penyematan noken dan seluruh prosesi adat yang kami terima bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan memperlihatkan betapa kayanya budaya Papua,” ungkapnya.

Kehadiran jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kanwil Kemenag Sulsel menjadi bentuk dukungan moral bagi kontingen Sulawesi Selatan yang akan berlaga dalam sembilan kategori lomba pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.

Sementara itu, kloter ketiga kontingen Sulawesi Selatan yang tiba bersama rombongan pejabat merupakan utusan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Luwu Timur sebanyak sekitar 60 orang yang terdiri atas peserta, pelatih, official, dan pengurus LPPD.

Usai mengikuti prosesi penyambutan di Bandara Rendani, seluruh rombongan diarahkan menuju markas Kontingen Pesparawi Sulsel di kompleks Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Barat. Mereka kemudian dijamu sarapan pagi oleh pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Manokwari bersama Ikatan Perempuan Toraja (IPT) Manokwari sebagai bentuk dukungan dan semangat kebersamaan bagi kontingen Sulawesi Selatan.

Ajang Pesparawi Nasional XIV yang digelar di Manokwari menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan lintas daerah sekaligus menampilkan potensi seni dan budaya gerejawi dari seluruh Indonesia.

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *