Beranda / Nasional / Di Depan 10 Ribu Maba Unhas, Mentan Amran: Change Your Mindset, You Can Change the World

Di Depan 10 Ribu Maba Unhas, Mentan Amran: Change Your Mindset, You Can Change the World

Mentan Amran saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Hasanuddin di Makassar, Selasa (11/8/2026).

KKSSNews.com, Makassar – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menantang sekitar 10 ribu mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk berani bermimpi besar, keluar dari zona nyaman, serta membangun pola pikir yang kuat sejak hari pertama menginjakkan kaki di dunia perguruan tinggi.

Pesan inspiratif tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unhas tahun akademik 2026/2027 di Makassar, Selasa (11/8/2026).

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Amran menegaskan bahwa latar belakang keluarga, kekayaan, maupun jabatan orang tua bukanlah penentu utama kesuksesan seseorang.

Menurutnya, masa depan sepenuhnya berada di tangan mereka yang berani mengambil tindakan dan tangguh menghadapi tekanan.

“Change your mindset, you can change the world. Jangan kamu mengkomparasi dengan orang lain. Kamu adalah kamu, bukan orang lain. Kekuatanmu bukan uang, bukan turunan, bukan orang tua pejabat. Sukses tidak mengenal latar belakang. Sukses di tanganmu,” tegas Amran.

Tiga Kunci Sukses: Mimpi Besar, Bertindak, dan Persisten

Mentan Amran menekankan bahwa sebuah gagasan atau mimpi besar tidak akan memiliki arti tanpa adanya tindakan nyata (take action). Namun, tantangan terberat sebetulnya muncul ketika seseorang harus bertahan di tengah kesulitan.

“Bermimpi itu mudah. Bertindak mulai sulit. Tapi yang paling sulit dalam hidup adalah bertahan, persisten. Bertahan dalam kesulitan, bertahan dalam tekanan,” ungkap alumni Unhas tersebut.

Mengenang masa perkuliahan dulu, Amran menceritakan pengalamannya hidup prihatin di pondokan sederhana di belakang kampus Unhas demi menuntut ilmu.

Pengalaman pahit dan keterbatasan ekonomi tersebut diakuinya justru menjadi kawah candradimuka yang membentuk daya juang dan karakternya.

“Kalau ada orang hidup dalam tekanan, bila tidak menemukan tekanan, ciptakan tekanan. Anda akan berhasil. Karena ingat, berlian itu dicetak dari tekanan,” tambah Amran.

Pelajaran dari Target Swasembada Pangan

Pentingnya ketangguhan mental ini juga dikaitkan Amran dengan amanah yang diterimanya dari Presiden Prabowo Subianto terkait akselerasi swasembada pangan nasional.

Dari target awal empat tahun, jajaran Kementan terus terpacu untuk merealisasikannya jauh lebih cepat melalui kerja keras dan inovasi di lapangan.

“Tidak ada yang tidak bisa. Yang ada adalah sulit. Kalau sulit, cari caranya,” jelas Amran memberikan gambaran bagaimana tantangan harus diubah menjadi energi kerja.

Puji Prestasi Unhas dan Apresiasi Rektor

Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian Universitas Hasanuddin yang sukses mempertahankan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Rektor. Luar biasa prestasi Unhas sekarang ini. Sudah dua tahun berturut-turut berada di puncak. Ini patut kita apresiasi dan dorong agar Unhas semakin berprestasi,” ujanya.

Menutup orasinya, Amran berpesan agar 10 ribu mahasiswa baru Unhas yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar lainnya tidak menyia-nyiakan kesempatan berkuliah serta senantiasa menjaga kebanggaan orang tua.

“Sepuluh ribu mahasiswa baru ini adalah modal luar biasa. Jangan keluar dari Unhas kalau tidak menggetarkan dunia. Ubah cara berpikirmu, bertindak, dan bertahan sampai cita-cita itu tercapai,” pungkas Mentan Amran.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *