Home / Olahraga / Messi Jadi Pemain Berpendapatan Tertinggi di Bursa Top Skor Piala Dunia 2026

Messi Jadi Pemain Berpendapatan Tertinggi di Bursa Top Skor Piala Dunia 2026

KKSSNews.com – Kapten legendaris tim nasional Argentina, Lionel Messi, tidak hanya unjuk gigi dan bersaing ketat di papan atas daftar top skor Piala Dunia 2026.

Bintang berjuluk La Pulga tersebut kini juga tercatat sebagai pemain dengan pendapatan terbesar di antara deretan penyerang elite dunia yang tengah memburu gelar pencetak gol terbanyak di turnamen empat tahunan ini.

Berdasarkan estimasi terbaru dari majalah keuangan terkemuka, Forbes, kapten tim nasional Argentina tersebut kokoh memimpin di posisi puncak daftar pendapatan.

Angka pendapatan tahunan Messi dilaporkan berada jauh di atas para pesaing terdekatnya di bursa Sepatu Emas, seperti Kylian Mbappe, Erling Haaland, hingga Harry Kane.

Rincian Kekayaan Komersial Nilai Jual Messi

Lionel Messi, yang sejauh ini telah sukses mengoleksi total delapan gol sepanjang bergulirnya Piala Dunia 2026, dilaporkan meraup pendapatan fantastis sekitar USD 140 juta per tahun. Angka luar biasa tersebut terbagi secara merata dari dua sektor pendapatan utama sang pemain.

Messi disebut memperoleh pemasukan sebesar USD 70 juta yang bersumber dari gaji pokok serta bonus performanya di atas lapangan hijau.

Sementara itu, USD 70 juta sisanya berhasil didapatkan dari sektor komersial, seperti kontrak sponsor pribadi, lisensi hak citra, dan berbagai bentuk kerja sama bisnis global lainnya.

Kombinasi pendapatan yang seimbang ini membuktikan bahwa bintang Argentina tersebut tetap memiliki keunggulan daya jual komersial yang luar biasa di tengah persaingan sengit para pemain muda.

Nilai ekonomi tinggi milik Messi ini disokong kuat oleh jalinan kontrak jangka panjangnya bersama sejumlah merek global ternama, di antaranya Adidas, Apple, Mastercard, Hard Rock International, Lowe’s, serta Michelob Ultra.

Intip Pendapatan Mbappe, Haaland, dan Harry Kane

Di posisi kedua tepat di belakang Messi, penyerang andalan tim nasional Prancis Kylian Mbappe membayangi dengan estimasi total pendapatan mencapai USD 95 juta per tahun.

Pemain depan milik Les Bleus tersebut meraup kocek sekitar USD 70 juta dari sektor gaji dan bonus klub, ditambah dengan pemasukan sebesar USD 25 juta dari kerja sama sponsor pribadi.

Kekuatan merek dagang personal Mbappe ditopang oleh kemitraan komersialnya bersama jenama mewah dunia seperti Nike, Hublot, Dior, dan Oakley.

Selanjutnya, mesin gol milik tim nasional Norwegia Erling Haaland menyusul di peringkat ketiga dengan estimasi total pendapatan sebesar USD 80 juta per tahun.

Striker bertubuh jangkung tersebut dilaporkan mengantongi pendapatan sekitar USD 60 juta dari akumulasi gaji serta bonus penampilannya bersama Manchester City, ditambah suntikan dana USD 20 juta dari lini sponsor pribadi.

Sementara itu, penyerang flamboyan tim nasional Inggris Harry Kane menempati posisi keempat dengan membukukan total pendapatan sekitar USD 41 juta per tahun.

Jumlah kekayaan Kane tersebut terdiri atas USD 29 juta dari gaji dan bonus kontraknya bersama raksasa Jerman Bayern Munchen, serta tambahan USD 12 juta dari sektor sponsor dan pemanfaatan hak komersial lainnya.

Persaingan Top Skor Berlanjut di Luar Lapangan

Melalui rilis data keuangan ini, perburuan gelar Sepatu Emas di ajang Piala Dunia 2026 kini tidak hanya menarik untuk disimak dari segi kuantitas pundi-pundi gol di atas rumput hijau, melainkan juga dari besarnya nilai perputaran ekonomi para megabintang yang terlibat di dalamnya.

Messi, Mbappe, Haaland, dan Kane sama-sama datang ke turnamen akbar ini dengan menyandang status sebagai mesin gol utama bagi negaranya masing-masing.

Kendati demikian, jurang pemisah yang lebar dari kekuatan nilai sponsor pribadi serta kontrak klub membuat peta pendapatan mereka terlihat sangat kontras di luar lapangan.

Bagi Lionel Messi sendiri, dominasi finansial ini menjadi sebuah penegasan mutlak bahwa pengaruh besar serta daya tarik komersialnya sama sekali belum surut, baik di dalam lapangan maupun di pasar global.

Sementara bagi barisan penyerang yang lebih muda seperti Mbappe, Haaland, dan Kane, sengitnya atmosfer persaingan di Piala Dunia 2026 ini secara otomatis akan ikut mendongkrak popularitas serta memperbesar sorotan terhadap nilai merek pribadi (personal brand) mereka di luar pertandingan resmi.

Tagged:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *