KKSSNews.com, Makassar — Komitmen Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) dalam memajukan dunia pendidikan nasional menunjukkan hasil yang luar biasa. Proyek prestisius Sekolah Unggulan KKSS yang digagas oleh Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, berhasil direalisasikan dalam waktu kurang dari satu tahun—jauh lebih cepat dari target awal.
Sejak peletakan batu pertama pada 20 April 2025, proyek ini mulanya diproyeksikan selesai dalam waktu dua tahun.
Namun, berkat kerja keras Tim Satgas Pendidikan, bangunan fisik sekolah yang berlokasi di Bone, Sulawesi Selatan tersebut berhasil dituntaskan pada 31 Desember 2025.
Kerja Cepat Satgas Pendidikan
Keberhasilan percepatan ini tidak terlepas dari tangan dingin Tim Satgas Pendidikan BPP KKSS.
Nama-nama seperti Gogot Suharwoto, Muhammad Ramli Rahim selaku National Leader Project, serta AM Rezky R Mulyadi sebagai Ketua Yayasan Sekolah Unggulan KKSS, menjadi motor penggerak di balik efisiensi pembangunan ini.
Muhammad Ramli Rahim menegaskan bahwa sekolah ini bukan sekadar bangunan megah, melainkan sebuah ekosistem pendidikan yang dirancang dengan standar global tanpa meninggalkan akar budaya.
“Sekolah ini disiapkan sebagai pusat pembinaan generasi unggul yang memiliki kemampuan global, penguatan karakter, serta tetap berakar pada nilai budaya Sulawesi Selatan,” ungkap Ramli Rahim.
Ekspansi Nasional: Dari Kalimantan hingga Riau
Visi Sekolah Unggulan KKSS tidak berhenti di tanah Sulawesi. Gelombang dukungan dari warga diaspora di berbagai daerah terus mengalir dalam bentuk hibah lahan dan bangunan untuk pengembangan jaringan sekolah di masa depan.
Beberapa progres pengembangan di daerah lain meliputi:
-
Kalimantan Utara: Penyerahan tanah dan bangunan di Desa Sajau Hilir, Kabupaten Bulungan, oleh keluarga H. Achmad Laere pada 13 Februari 2026.
-
Pekanbaru, Riau: Lahan milik Andi Zaenal Abidin Dulung telah memasuki tahap pelepasan hak setelah proses pemecahan sertifikat selesai.
-
Luwuk Banggai & Sinjai: Sejumlah aset lahan strategis telah resmi diserahkan kepada Yayasan Sekolah Unggulan KKSS untuk pengembangan lebih lanjut.
Wadah Pemersatu Anak Diaspora
Muhammad Ramli Rahim berharap SMA Unggulan KKSS di Bone dapat menjadi rumah bagi anak-anak warga Sulawesi Selatan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia hingga mancanegara.
Ia mendorong setiap Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya.
“Kami berharap setiap BPW dapat mengirimkan perwakilan siswa, baik melalui jalur beasiswa penuh bagi keluarga kurang mampu maupun pembiayaan mandiri.
Sekolah ini adalah milik bersama keluarga besar KKSS,” tambahnya.
Sekolah ini dirancang dengan kurikulum komprehensif yang mencakup:
-
Kompetensi Global: Penguasaan bahasa asing secara aktif.
-
Karakter & Religi: Pemahaman agama yang kuat dan berakhlak mulia.
-
Akademik & Enterpreneurship: Mengasah kemampuan akademik sekaligus jiwa kewirausahaan sejak dini.
Jalur Penerimaan Siswa Baru
Menandai dimulainya operasional sekolah, SMA Unggulan KKSS di Bone kini resmi membuka pendaftaran bagi siswa baru melalui tiga jalur utama:
-
Jalur Beasiswa Penuh Berasrama: Dikhususkan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang dibiayai penuh oleh yayasan/donatur.
-
Jalur Reguler Berasrama: Ditujukan bagi siswa umum yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas dengan fasilitas asrama penuh.
-
Jalur Non-Asrama: Disediakan khusus untuk mengakomodasi masyarakat di sekitar lokasi sekolah.
Melalui kehadiran Sekolah Unggulan ini, KKSS memberikan kontribusi nyata dalam mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang tangguh, memiliki daya tahan terhadap tantangan global, namun tetap memegang teguh nilai-nilai luhur “Siri’ na Pesse”.







