KKSSNews.com, Makassar — Menteri Pertanian RI, Dr. Andi Amran Sulaiman, kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan dan kepedulian sosial dengan mengajar langsung di almamaternya, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Kegiatan tersebut disambut hangat oleh mahasiswa “Kampus Merah” yang antusias mengikuti perkuliahan bersama tokoh yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia tersebut.
Mengajar di Tengah Kesibukan sebagai Menteri
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (27/02/2026), Mentan Amran tidak hanya hadir sebagai pejabat negara, tetapi juga sebagai dosen aktif dan alumni Unhas yang telah lama mengabdi di dunia akademik.
Di sela kesibukan menjalankan tugas sebagai menteri, Amran diketahui telah lebih dari 13 tahun aktif mengajar mahasiswa program sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3), khususnya dalam bidang pertanian modern, kebijakan pangan, dan agribisnis.
Dalam perkuliahan tersebut, ia membahas berbagai perkembangan sektor pertanian, mulai dari mekanisasi, optimalisasi lahan, hingga strategi ketahanan pangan nasional yang saat ini telah membawa Indonesia menuju swasembada pangan.
Beri Bantuan untuk Mahasiswa Yatim Piatu
Selain mengajar, Mentan Amran juga memberikan bantuan langsung kepada dua mahasiswa Fakultas Pertanian Unhas yang diketahui berstatus yatim piatu dan sedang menempuh pendidikan semester dua.
Bantuan yang diberikan berupa uang saku serta dukungan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan mereka.
Tindakan tersebut mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa yang menilai kehadiran Mentan Amran tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga kepedulian nyata terhadap kondisi mahasiswa.
Salah satu penerima bantuan, Syafa, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas perhatian yang diberikan.
“Beliau Pak Mentan punya kepedulian dan peka terhadap kondisi kampus dan teman-teman mahasiswa. Kami bangga sama beliau,” ujar Syafa.
Sosok Akademisi dan Praktisi Pertanian
Selain dikenal sebagai pejabat publik, Andi Amran Sulaiman juga merupakan akademisi aktif di Fakultas Pertanian Unhas dengan jabatan fungsional Lektor Kepala yang diperoleh pada Desember 2024.
Ia juga tercatat sebagai doktor ilmu pertanian dengan spesialisasi agribisnis serta memiliki sejumlah hak paten di bidang pertanian.
Tidak hanya itu, Mentan Amran juga produktif dalam dunia literasi akademik dengan menulis sekitar 13 buku bertema pertanian serta menerbitkan lima karya ilmiah di jurnal internasional bereputasi Scopus.
Kombinasi antara pengalaman akademik dan praktis menjadikannya sosok yang dinilai mampu menjembatani dunia pendidikan dengan kebijakan pembangunan pertanian nasional.
Dedikasi untuk Pendidikan dan Pertanian Nasional
Dalam berbagai kesempatan, Fakultas Pertanian Unhas bahkan telah mengusulkan Mentan Amran untuk memperoleh gelar Guru Besar (Profesor) atas kontribusi dan dedikasinya dalam pengembangan ilmu pertanian dan kebijakan pangan nasional.
Civitas akademika Unhas, termasuk Rektor Prof. Jamaluddin Jompa, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas kiprah Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) Unhas.
Menurut pihak kampus, kontribusi Amran tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, tetapi juga memberikan pengaruh nyata terhadap kebijakan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani di Indonesia.
Teladan bagi Generasi Muda
Kehadiran Mentan Amran di ruang kelas disebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk lebih serius mendalami sektor pertanian sebagai bidang strategis masa depan.
Melalui pendekatan akademik dan praktik langsung di lapangan, ia mendorong lahirnya generasi muda pertanian yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.
Dengan kombinasi peran sebagai menteri, dosen, dan akademisi, Mentan Amran dinilai menjadi contoh nyata figur pemimpin yang tidak hanya berfokus pada kebijakan, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia.







