Home / News / Sinergi Dua Provinsi di Bumi Tepe Asa Moroso: Iksan Baharudin Resmi Nakhodai KKSS Morowali 2026–2031

Sinergi Dua Provinsi di Bumi Tepe Asa Moroso: Iksan Baharudin Resmi Nakhodai KKSS Morowali 2026–2031

KKSSNews.com, Morowali – Sebuah momentum bersejarah bagi persatuan warga diaspora di tanah Sulawesi Tengah baru saja terukir.

Iksan Baharudin Abdul Rauf resmi dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Morowali periode 2026–2031.

Menariknya, dalam prosesi yang sama, semangat persaudaraan serumpun semakin diperkuat dengan dilantiknya Kepala Bapenda Morowali, Hamlin, sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Morowali untuk masa bakti yang sama.

Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Desa Matansala, Sabtu (14/2/2026).

Dihadiri Sultan Buton ke-41 dan Tokoh Lintas Wilayah

Kemeriahan acara ini semakin terasa istimewa dengan kehadiran tamu kehormatan, Sultan Buton ke-41 Paduka Yang Mulia H. La Ode Muhammad Sjamsul Qamar.

Kehadirannya menjadi simbol restu adat dan penguat jalinan kultural antarwarga Sulawesi yang kini bermukim di Morowali.

Pengurus KKSS dilantik langsung oleh Ketua KKSS Sulawesi Tengah, H. Tjaban, sementara pengurus KKST dikukuhkan oleh Ketua KKST Provinsi Sulawesi Tengah, Alimudin Pa’ada. Turut hadir pula unsur Forkopimda Morowali serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Visi Iksan: Organisasi Kedaerahan sebagai Motor Pembangunan

Dalam sambutan perdananya, Iksan yang juga merupakan Bupati Morowali terpilih menekankan bahwa KKSS dan KKST harus bertransformasi menjadi kekuatan kolektif yang mendorong kemajuan daerah.

“Kerukunan harus menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah. Kebersamaan ini harus kita jaga demi Morowali yang lebih maju dan sejahtera. Program organisasi wajib memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Iksan.

Ia menekankan tiga poin utama bagi pengurus baru:

  1. Persatuan Strategis: Mempererat sinergi antarwarga tanpa memandang latar belakang etnis.

  2. Kontribusi Positif: Setiap program kerja harus selaras dengan visi pembangunan pemerintah daerah.

  3. Stabilitas Sosial: Menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi di tengah masyarakat Morowali yang majemuk.

Mitra Strategis Pemerintah di Bumi Tepe Asa Moroso

Keberadaan KKSS dan KKST di Morowali dipandang sebagai mitra strategis pemerintah. Sebagai daerah industri yang berkembang pesat dengan mobilitas penduduk tinggi, peran organisasi kedaerahan sangat krusial dalam menciptakan stabilitas sosial.

Iksan berharap, di bawah kepemimpinan baru periode 2026–2031, kedua organisasi ini dapat tampil lebih solid, progresif, dan inklusif. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat percepatan pembangunan di “Bumi Tepe Asa Moroso” agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan warga.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *