Home / News / Berawal dari Warung Coto, Sekda Kota Blitar Resmi Nakhodai BPD KKSS Blitar Raya

Berawal dari Warung Coto, Sekda Kota Blitar Resmi Nakhodai BPD KKSS Blitar Raya

KKSSNews.com, Blitar – Semangat kekeluargaan masyarakat Sulawesi Selatan kembali bergelora di Bumi Bung Karno.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, H. Priyo Suhartono, S.Sos., M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Blitar Raya periode terbaru.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat ini menjadi panggung penegasan bahwa identitas Bugis-Makassar melampaui sekat geografis kelahiran.

Dalam sambutannya yang emosional, Priyo menegaskan kedekatan batinnya dengan tanah Celebes.

“Saya tidak lahir di Makassar, tapi saya yakin dan percaya darah saya adalah Bugis,” tegas Priyo yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Filosofi Warung Coto: Cikal Bakal Lahirnya KKSS Blitar

Ada cerita menarik di balik terbentuknya wadah formal bagi para diaspora Sulsel di Blitar ini.

Priyo mengisahkan bahwa KKSS Blitar Raya tidak lahir di ruang rapat yang kaku, melainkan dari kebersamaan sederhana di sebuah rumah makan.

Cikal bakal organisasi ini berawal dari Pondok Morowali, sebuah warung Coto Makassar milik pasangan Hj. Hayati dan H. Hudi.

Tempat tersebut selama ini menjadi ruang rindu bagi para perantau untuk sekadar melepas penat sambil menikmati kuliner khas kampung halaman.

“KKSS Blitar Raya bisa terbentuk berawal dari Pondok Morowali. Di sanalah tempat orang-orang Sulsel berkumpul, bercengkerama, dan makan coto bersama hingga muncul gagasan untuk membangun wadah resmi ini,” kenang Priyo.

Dukungan Penuh Pengurus Wilayah Jawa Timur

Prosesi pelantikan ini dihadiri langsung oleh Ketua BPW KKSS Jawa Timur, Muslim Hamzah, beserta jajaran pengurus wilayah lainnya.

Kehadiran tokoh-tokoh dari daerah lain seperti Ketua BPD KKSS Malang Raya, Ketua BPD KKSS Madiun Raya, serta Kepala Kantor Perwakilan Penghubung Pemprov Sulsel di Jatim, Ibu Mirna, semakin memperkuat legitimasi kepengurusan baru ini.

Simbol amanah organisasi ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka KKSS dari Ketua BPW Jatim kepada Priyo Suhartono.

Muslim Hamzah berpesan agar pengurus baru mampu menjaga soliditas dan menjadikan KKSS sebagai jembatan kontribusi nyata bagi pembangunan di Jawa Timur.

Pengukuhan IWSS: Perempuan Sulsel Ambil Peran Strategis

Momen bersejarah ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Cabang Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Blitar Raya.

Nurny Syam, S.Sos., yang juga menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Nasional Bung Karno, resmi diamanahkan sebagai Ketua PC IWSS Blitar Raya.

Dalam visi kepemimpinannya, Nurny berkomitmen menjadikan IWSS sebagai pilar pemberdayaan perempuan diaspora di bidang sosial, budaya, dan pendidikan.

Keterlibatan aktif kaum perempuan diharapkan mampu memperkuat struktur sosial KKSS dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan di Blitar.

Jembatan Kolaborasi dan Kontribusi Daerah

Pelantikan BPD KKSS dan PC IWSS Blitar Raya menjadi momentum krusial untuk mempererat solidaritas warga Sulawesi Selatan di perantauan.

Di bawah kepemimpinan figur publik sekelas Priyo Suhartono, KKSS Blitar Raya diproyeksikan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat pelestarian nilai-nilai budaya lokal Sulsel, tetapi juga mendorong kontribusi aktif warga diaspora dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Blitar Raya.

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *