Home / News / Komisi IV DPR RI Apresiasi Strategi Mentan Amran Hadapi El Nino dan Tekanan Global

Komisi IV DPR RI Apresiasi Strategi Mentan Amran Hadapi El Nino dan Tekanan Global

Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan Mentan, Kepala BAPANAS, Menteri KKP, DIRUT BULOG, PT PUPUK dan RNI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

KKSSNews.com, Jakarta – Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi terhadap strategi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat ketahanan pangan nasional menghadapi ancaman El Nino serta tekanan geopolitik global.

Berbagai langkah antisipatif yang disiapkan dinilai mampu menjaga stabilitas produksi dan harga pangan, sekaligus memastikan kesiapan Indonesia dalam menghadapi potensi krisis pangan.

Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid, memberikan apresiasi terhadap upaya Kementerian Pertanian dalam mendorong swasembada serta langkah konkret menghadapi El Nino.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dalam rangka mencapai dan mengupayakan swasembada beras dan jagung. Kami juga mengapresiasi paparan Menteri Pertanian terkait antisipasi El Nino. Melalui program yang disampaikan, terjawab kemungkinan El Nino pada April 2026, di mana kami melihat adanya pompanisasi, irpom, serta Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) sebagai langkah antisipasi,” ungkapnya dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Senayan, Selasa (7/4/2026).

Senada dengan itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menilai kesiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini patut diapresiasi.

“Alhamdulillah, rapat kerja hari ini membawa optimisme, karena Indonesia dinilai sudah siap mengantisipasi berbagai tantangan. Kondisinya memang berat, El Nino panjang dan ekstrem, konflik global juga berkepanjangan. Namun, langkah antisipasi telah disiapkan dan kami berharap seluruh program yang disampaikan benar-benar matang,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Alien Mus, menyampaikan apresiasi atas kinerja pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya selama bulan Ramadan.

“Saya ucapkan apresiasi yang luar biasa kepada Kementerian Pertanian, BULOG, PIHC, KKP, RNI, dan juga ID Food. Kemarin, dalam masa bulan suci Ramadan, alhamdulillah harga pangan kita relatif stabil dan itu baru terjadi di pemerintahan ini,” ujarnya.

Dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI, Mentan Amran menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas produksi dan ketersediaan pangan nasional, termasuk dalam menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino serta gangguan rantai pasok global.

“Pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah strategis, mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan berbasis early warning system, optimalisasi pengelolaan air melalui rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan embung, serta pemanfaatan pompanisasi dan perpipaan,” ujar Mentan Amran

Selain itu, percepatan tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, pengaturan pola tanam, serta penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan juga menjadi fokus utama.

Di sisi produksi, Kementerian Pertanian terus mendorong program prioritas untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan, antara lain melalui cetak sawah dan optimasi lahan, pengelolaan air dan irigasi, konservasi dan rehabilitasi lahan, pembangunan jalan usaha tani, penyediaan benih unggul, alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk subsidi, serta penguatan penyuluhan dan regenerasi petani.

Dengan langkah strategis yang terukur dan sinergi kuat antara Kementerian Pertanian dan Komisi IV DPR RI, Indonesia optimistis mampu menjaga stabilitas pangan nasional sekaligus memperkuat kemandirian pangan ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *