KKSSNews.com, Karubaga – Kepedulian terhadap sesama warga perantauan kembali ditunjukkan oleh Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS).
Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi ratusan jiwa korban kebakaran hebat yang melanda Pasar Tolikara, Distrik Karubaga, Provinsi Papua Pegunungan.
Bantuan tersebut tiba di lokasi pada Selasa (3/2/2026) setelah menempuh perjalanan darat dari Wamena.
Langkah ini menjadi angin segar bagi para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian mereka sejak musibah terjadi pada akhir Januari lalu.
Duka di Pasar Tolikara: 346 Warga Bugis-Makassar Kehilangan Kios
Musibah kebakaran yang terjadi pada dini hari, 28 Januari 2026, telah menghanguskan sekitar 200 kios pakaian dan kelontong.
Kebakaran ini memukul telak nadi perekonomian warga di Karubaga, mengingat sebagian besar pedagang yang terdampak adalah warga asal Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data lapangan, tercatat sebanyak 346 jiwa warga keturunan Bugis-Makassar terpaksa mengungsi ke kamp-kamp darurat.
Kondisi ini memicu respons instan dari Andi Amran Sulaiman yang langsung menginstruksikan pengiriman bantuan melalui BPW KKSS Papua Pegunungan.
Logistik Masif: Lima Truk Sembako dan Perlengkapan Menuju Lokasi
Sebagai bentuk komitmen nyata “Satu Kesatuan dalam Perantauan”, BPP KKSS mengirimkan lima truk besar yang berisi berbagai kebutuhan pokok.
Bantuan yang disalurkan meliputi:
-
Bahan Pangan: Beras, mi instan, minyak goreng, dan makanan siap saji.
-
Sandang: Pakaian layak pakai untuk dewasa dan anak-anak.
-
Perlengkapan Harian: Selimut, alas tidur, dan kebutuhan darurat lainnya bagi pengungsi.
Penyaluran bantuan dipusatkan di dua titik utama, yakni Masjid Baitul Muttaqin Karubaga dan Kantor Distrik, guna memastikan distribusi berjalan tertib dan merata.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Tokoh KKSS
Prosesi penyerahan bantuan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tolikara serta tokoh-tokoh kunci KKSS. Hadir di antaranya:
-
Andrus Kogoya (Kepala Dinas Sosial Tolikara)
-
Ferry Kogoya (Kepala BPBD Tolikara)
-
Andi Inamul Hasan (Utusan BPP KKSS Pusat)
-
Rudi Hartono (Ketua BPW KKSS Jayawijaya)
-
Serta para ketua paguyuban dari Bone, Hikma, Pinrang, dan Sidrap.
Dalam sambutannya, Ketua BPW KKSS Jayawijaya, Rudi Hartono, menyampaikan permohonan maaf atas jeda waktu kehadiran tim di lokasi karena harus memastikan koordinasi posko bantuan berjalan matang terlebih dahulu.
“Kami tetap berkomitmen penuh membantu masyarakat yang terdampak,” tegasnya.
Harapan untuk Seluruh Masyarakat Papua
Mewakili pengurus pusat, Andi Inamul Hasan menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk cinta dan kepedulian sosial yang tidak memandang latar belakang.
“Bantuan ini mungkin memiliki keterbatasan, namun kami berharap dapat meringankan beban masyarakat. Ini tidak hanya untuk warga KKSS, tapi untuk seluruh masyarakat Papua yang terdampak. Semoga bantuan ini tepat sasaran,” ujar Andi Inamul.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Sosial Tolikara, Andrus Kogoya, mengapresiasi gerak cepat KKSS.
Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut dan berterima kasih atas dukungan logistik yang melengkapi dapur umum yang telah didirikan oleh pemerintah daerah di masjid dan gereja setempat.
Simbol Solidaritas
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tolikara serta penandatanganan berita acara serah terima.
Aksi ini membuktikan bahwa nilai-nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge tetap hidup kuat di tanah rantau, terutama saat menghadapi ujian berat di ujung timur Indonesia.







