Beranda / News / Ramaikan Karnaval Kementan, Adriano Mahasiswa Asal Alor Serukan Pertanian Berdiri di Kaki Sendiri

Ramaikan Karnaval Kementan, Adriano Mahasiswa Asal Alor Serukan Pertanian Berdiri di Kaki Sendiri

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman foto bersama dengan Adriano dan Narji dalam kendaraan Karnaval Kementerian Pertanian (Kementan) pada perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, Senin (17/8)

KKSSNews.com, Jakarata – Suasana kemeriahan Karnaval Kemerdekaan dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas, Jakarta, Senin (17/8/2026) diwarnai momen bermakna.

Adriano Padama, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), turut tampil di atas kendaraan hias Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Kehadiran Adriano menjadi simbol keterwakilan generasi muda dari wilayah Indonesia timur yang membawa pesan penting mengenai kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

“Pertama-tama saya enggak expect akan diundang. Kalau kesannya berkesan sekali karena ikut karnaval sama orang-orang hebat. Pak Amran orangnya baik dan peduli sama orang kecil, bisa diandalkan,” ungkap Adriano.

Kemerdekaan dan Pesan Kemandirian Pangan dari Alor

Di atas kendaraan hias Kementan yang dipenuhi aneka hasil bumi—mulai dari padi, jagung, rempah-rempah, hingga komoditas peternakan—Adriano menyuarakan pemaknaan kemerdekaan dari sudut pandang sektor pertanian.

“Makna merdeka bagi saya adalah masyarakat bisa memperoleh kesejahteraan dan merdeka pertanian adalah ketika kita bisa berdiri di atas kaki sendiri dalam hal pertanian,” tegas mahasiswa asal Alor tersebut.

Kesan mendalam juga dirasakan masyarakat Alor atas perhatian jajaran pemerintah pusat.

Adriano menceritakan betapa bahagianya warga Alor saat Mentan Amran melakukan kunjungan kerja langsung ke kabupaten kecil mereka beberapa waktu lalu.

Pada gelaran karnaval kali ini, Mentan Amran beserta jajaran pimpinan Kementan dan Bulog bahkan secara khusus mengenakan pakaian adat khas Alor sebagai wujud penghormatan terhadap keberagaman budaya dan potensi pertanian daerah.

Apresiasi dari Deretan Publik Figur

Kemeriahan pawai Kementan turut dihadiri oleh sejumlah figur publik yang kini aktif mengampanyekan ketahanan pangan. Komedian Narji, yang saat ini berfokus menjadi praktisi pertanian, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam rombongan parade.

“Saya senang banget karena sekarang saya juga jadi praktisi pertanian. Di sini kita lihat semua hasil pertanian, buah, hingga peternakan. Malam ini benar-benar kita merdeka,” kata Narji.

Dukungan serupa datang dari penyanyi Fitri Carlina yang menyoroti lompatan besar capaian swasembada beras nasional.

Menurutnya, transformasi pertanian modern yang diusung Kementan telah berhasil membuktikan kapasitas Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pangan mandiri tanpa bergantung pada impor.

Kolaborasi antara tokoh pemerintah, akademisi muda daerah, serta praktisi seni dalam karnaval ini menjadi gambaran optimisme baru bagi arah pertanian Indonesia yang semakin modern dan berdaya saing.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *